Menapaki Kaki-Kaki Langit

1 Jul 2014

965d165ce5959ee827e6b219d3e0b12d_cover-ok-bb-lagiSejatinya, setiap orang adalah pemimpin. Minimal bagi dirinya sendiri. Begitu yang diajarkan Drs. KH. Rusydi Bey Fananie kepada Husnan sejak kecil. Ajaran itu pula yang diterima Husnan ketika ia nyantri di Pondok Pesantren Darussalam Gontor, Ponorogo. Karena setiap orang adalah pemimpin, maka dirinya akan mempertanggung-jawabkan setiap apa yang dilakukannya.

“Namun sayangnya, kebanyakan orang justru tidak menyadari bahwa mereka sebenarnya tidak layak menjadi seorang pemimpin. Mereka maju sebagai seorang pemimpin hanya bermodalkan keberanian saja. Tanpa ilmu apalagi ketakwaan. Bahkan seringnya, ambisi besar menjadi modal satu-satunya,” tandas Husnan.

Buku ini tak sekadar menceritakan rekam jejak sosok Husnan Bey Fananie yang sangat menarik untuk diikuti. Di dalamnya terdapat pula sejumlah pemikiran genuine cucu salah seorang Trimurti pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo ini, tentang masyarakat dan peradaban, eksistensi umat Islam serta nasionalisme seorang santri. Buku ini pun sangat cocok bagi Anda yang ingin menemukan sejuta inspirasi kehidupan.

================================

“Ini rekam jejak langkah yang layak dibaca. Bagaimana seorang santri dari kampung sunyi menapaki hiruk pikuk penjuru dunia untuk mencari ilmu dan mengamalkannya di tengah berbagai ujian lahir batin,
Ahmad Fuadi
Alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor 1992
Penulis Buku Best Seller Negeri 5 Menara

“Saya mengenal Husnan sudah sejak lama. Ia sosok dengan kepribadian menarik dan unik. Menarik, karena ia lelaki cerdas ‘luar-dalam dengan keluasan ilmu dan pengetahuannya, terutama kemampuannya dalam 5 bahasa dunia yang berbeda. Ia juga unik karena tampil tidak seperti orang kebanyakan. Ia sosok jujur, bersahaja, low profile, dan memiliki nasionalisme yang tinggi dengan prinsip keislaman yang luar biasa,”
H. Hamzah Haz
Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia

“Dalam kegiatan beliau di dunia politik khususnya di DPR RI, nampak benar nilai-nilai Gontor melekat dalam diri beliau. Baik kaitannya dengan masalah komitmen ideologi, kepedulian, terus berlaku yang profesional, mengembangkan wawasan, tetap bersifat kritis tetapi solutif, sambil terus mengembangkan sikap ukhuwah Islamiyah di antara sesama anggota Komisi I bahkan dengan sesama anggota DPR secara keseluruhan,”
Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, MA
Alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor 1973
Ketua Fraksi PKS DPR RI

Satu lagi buku terbit. Alhamdulillah..


TAGS Rekam Jejak Edukasi


-

Author

Follow Me