• 26

    Dec

    Ini Dia Nenek Favoritku

    Saya paling senang bertemu dengan nenek-nenek. Nggak cuma nenek-nenek, bertemu dengan kakek-kakek juga selalu membuat senang hati. Berpapasan, bertegur sapa, atau mengobrol dengan para manula tampaknya menjadi hobi terpendam saya. Melalui mereka saya berkaca tentang masa depan saya. Melalui mereka pula angan-angan saya sering melambung menelusuri masa silam, mengira-ngira seperti apa mereka dahulu. Dan yang menjadi favorit saya adalah sosok nenek di komplek yang saya temui kemarin sore. Saya belum pernah mengobrol dengannya. Tapi untuk sekadar bertegur sapa, sudah tak berbilang saya lakukan dengan nenek cantik itu. Senyumnya khas, penuh ketulusan. Matanya bening seperti mata bayi dengan keriput yang menghiasi bagian sekitar kelopak matanya. Raut mukanya selalu berseri seolah tiada beba
  • 10

    Dec

    Belajar Dari Ranting Berduri

    Kisah ini berlangsung sudah sangat lama. Kira-kira waktu Si Kembar Qiya dan Qiva masih duduk di bangku TK Al-Kalam, Telaga Kahuripan. Salah satu tradisi saat saya di rumah adalah mengajak keduanya berkeliling danau Cilala, entah pagi atau sore, sesempatnya saja. Pagi hari kalau saya dan keduanya libur atau sore hari ketika saya libur. Berkeliling danau Cilala memang sengaja saya jadikan tradisi. Selain murah-meriah, dengan melihat dunia luar banyak hal yang bisa kami diskusikan untuk diambil hikmahnya. Seperti waktu itu, di sebuah Sabtu pagi yang cerah. Ketika saya dan Si Kembar berkeliling danau Cilala dengan sepeda motor, tiba-tiba saya mendadak membelokkan stang motor karena harus menghindari sebuah ranting kelapa sawit yang tergeletak persis di tengah jalan. Kenapa harus dihindari?
  • 22

    Oct

    Mabrur kah Haji Kita?

    Saat ini, sekitar dua juta umat Islam memadati Tanah Haram untuk menunaikan panggilan Allah sebagai tamu-Nya di Baitullah. Merekalah umat pilihan Allah yang berasal dari beragam bangsa dan suku, beragam jenis kulit dan bentuk rambut, berbeda jabatan dan status sosial, berbeda cara berpikir dan latar belakang, berbeda jenis kelamin baik wanita maupun pria. Di sanalah mereka dihimpun untuk menanggalkan segala macam jenis perbedaan tersebut dan menyampaikan cinta kasih mereka kepada Sang Khaliq. Kecintaan dan ketaatan yang sesungguhnya untuk mengharapkan al-jannah yang dijanjikan kepada mereka yang hajinya Mabrur. (H.R. Muslim, no. 2403 dalam kitab al-Hajj, bab: Fadhl al-Hajj wal ‘Umrah wa yaumi ‘Arafah) Ya, hanya yang hajinya Mabrur sajalah Allah akan berikan surga-Nya. Terkait
  • 11

    Sep

    5 Jalan Tasawuf

    Terdapat 5 hal pokok yang harus dilalui bagi seorang salik untuk meraih jalan sufi: 1. MUAHADAH Muahadah berarti mengingat perjanjian dengan Allah SWT. Sebelum manusia lahir ke dunia, yakni ketika masih berada di alam gaib atau alam arwah, Allah telah membuat Kontrak Perjanjian Primordial tauhid dengan para ruh. Allah SWT berfirman: Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah aku ini Tuhanmu?” mereka menjawab: “Betul (Engkau Tuban kami), Kami menjadi saksi”. (kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya Kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan).” (QSAl
  • 9

    Sep

    Allah Selalu Menjaga Kita

    Alkisah, Dzunnun Al-Mishri melihat seekor kalajengking merayap ke pinggir sungai Nil dengan cepat. Ia mengikutinya karena ingin tahu pelajaran apa yang akan ia dapat dari peristiwa nanti. Ketika kalajengking itu mendekati tepian sungai Nil, tiba-tiba dari dalam sungai muncul seekor katak. Kalajengking langsung menaiki punggung katak itu. Kemudian katak mengantarkannya ke seberang sungai. Melihat itu, Dzunnun Al-Mishri mengambil perahu dan mengejarnya. Sampai di seberang sana, kalajengking itu masih juga berjalan. Pada satu tempat di tepian sungai Nil, ada seorang anak muda sedang tertidur lelap. Tiba-tiba, dari arah yang berlawanan datang seekor ular berbisa yang akan mematuk anak muda itu. Belum sampai ular kepada pemuda itu, kalajengking menyergapnya. Terjadilah perkelahian antara ked

Author

Follow Me